The Amriza Family

Berbagi Ilmu dan TIPS kepada siapa saja

Showing posts with label Tips Sehat. Show all posts
Showing posts with label Tips Sehat. Show all posts

Apa Bisa Anak Kecil Terkena Katarak?


Hari, saat di vonis Katarak!
"Apa bisa anak kecil terkena katarak?" pertanyaan itu menerorku!

Flash back ya...
2 minggu yang lalu tepatnya tgl 28 december 2010 aku dan Ryu ke rumah sakit mata AINI, saya hanya ingin perikasa mata Ryu yang 'kayaknya agak minus atau plus' karena saya menerima laporan dari sekolah bahwa Ryu agak susah kalau membaca.

Oke well, santai saja lah saya dan Ryu kesana, registrasi lalu test mata. Pada saat tes mata, saya sedikit kwatir secara suster yang memeriksa matanya, agak2 kesulitan dengan mata kirinya, saya mulai panik!

Ditengah kekalutan saya menunggu dokter mata nya datang, mulai deh saya mengira2 Ryu ini matanya kenapa? sambil berdoa semoga dia cuman minus or plus saja.

15 menit kemudian Ryu di panggil dan kami pun bertemu dengan dokter mata Tety. Saat mata kiri Ryu di periksa dokter agak lama men-cek nya, saya kembali kwatir. Setelah dokter selesai, ia pun memberitahukan saya "Bu, mata kiri anak ibu terkena KATARAK!"

Duaaarrr... bagai tersetrum listrik 100watt saya pun kaget! "Kok bisa? Dia kan masih kecil? Bukannya katarak hanya menyerang lansia? Lalu apa yang harus dilakukan? Apa bisa sembuh?" rentetan pertanyaan saya seolah2 tumpah... berlomba-lomba keluar dari mulut saya!

Saat Dr. Tety menjelaskan, saya bagai berada di pulau yang tak berpenghuni! Kosong!! Nggak bisa mikir!! Shock! sudah pasti *menyesal kenapa bukan Ayah saja yang antar saat itu*

"Ryu harus operasi bu! Nggak ada obatnya! Dan harus di operasi sekarang karena usianya sudah mau 7 tahun!!" samar2 saya mendengar Dr.Tety mengatakan itu!

Oh.. oke oke ...

Seolah belum yakin saya dan Ryu pun keluar, sambil menunggu reaksi obat yang di tetesin untuk memeriksa saraf matanya, butuh 15 menit untuk bisa mencek nya. di ruang tunggu saya  langsung mengabari Ayah! Saat itu saya nggak bisa mikir apa-apa, saya hanya bisa mikir 'gimana caranya agar dia segera di Operasi!'

Waktu 15menit terasa singkat! Setelah di cek untuk kedua kalinya, confirmed kalau mata kiri Ryu KATARAK! dan harus di operasi.

OKE.... setelah diskusi dengan Ayah, kami memutuskan Ryu di operasi Tgl 30/Dec 2010. Serangkaian tes lagi-lagi harus di lakukan, mulai dari tes ukuran lensa mata yang akan di tanam di matanya, seumur hidup. USG Mata. Dan Tes Darah!

Oh ia, sebelum masuk ruang operasi 30/Dec, Ayah dan Ryu ke "Jakarta Eye centre" untuk mencari second opinion dan disanapun di vonis kalau mata kiri Ryu KATARAK! Mata kirinya hanya bisa melihat dengan jelas sejauh 2 meter saja! Yang paling scary, dokter mengatakan kalau Ryu terlambat di diognoasa dan di lakukan tindakan. Seharusnya dia sudah di operasi sejak usia 4 tahun.

Karena telat!
Jadi, saraf matanya mengalami keterlambatan perkembangan, karena sinar yang masuk ke matanya sedikit, terhalang si KATARAK. Jadi, walaupun dia sudah operasi, nggak bakalan bisa 100% sama dengan mata kanan. Si mata kiri butuh terapi agar syaraf2 matanya bisa tumbuh. Agak2 stress juga ya, secara syaraf mata itu berkembang sampai anak berusia 8 thn, huhuhu kalau saja telat apa jadinya nanti!

Thanks to GOD kami masih di beri tahu sekarang2 ini.

Apa bisa anak di bawah umur terkena KATARAK? Bisa sekali!
Penyebabnya?
- Faktor genetik / bawaan lahir
- Pernah terbentur benda keras
- dll.

Dalam kasus Ryu, mata kiri nya ini terkena KATARAK kemungkinan bawaan lahir.
Lalu setelah Operasi apa bisa sembuh TOTAL?
Nggak bisa!!!!
Ryu kemungkinan besar akan butuh kaca mata.

Lesson dari jurnal ini: "Sebaiknya periksa mata anak anda sejak dini, apa lagi bila orang tuanya memakai kaca mata sejak kecil."


Sesaat sebelum operasi. Habis di bius :P

3 jam setelah operasi. Udah semangat :D

Sehari setelah. Ini habis cek-up minta beli buku
Seminggu setelah. Habis cek up menemani bunda kerja di Starbucks.

Cara Jitu Mengatasi Susah Tidur

By: Shrie Amriza Publish at WRM

Bila mom tidur lebih panjang selama ‘weekend’ dari pada hari kerja dan merasa ngantuk juga lesu di siang hari, ada kemungkinan mom kurang tidur. Karena, pada umumnya orang dewasa membutuhkan waktu tidur 7-8 jam setiap malam.

Tetapi, untuk beberapa wanita yang sedang mengalami kondisi seperti; Menstruasi, Hamil dan Ibu yang baru melahirkan, sangat susah mendapatkan waktu tidur yang ideal tersebut.

Biasanya, hal yang menyebabkan tidak idealnya waktu tidur kita (mommies) dan Ibu bekerja adalah keadaan lingkungan dan tuntutan aktifitas yang tidak dapat di hindari, misalnya: Mengurus bayi yang sakit, kelelahan karena over aktifitas di siang hari, banyak pikiran, mengerjakan pekerjaan kantor di rumah, dan lain sebagainya, bisa membuat waktu tidur yang di butuhkan oleh tubuh kita, menjadi berkurang.

Dan karena tubuh manusia sudah di atur oleh Sang Pencipta untuk tidur sesuai dengan waktu ideal maka bisa di pastikan ketika waktu tidur kita kurang gejala-gejala seperti: Gangguan memori (sering lupa), ‘moody’, gampang depresi, menurunnya energi (gampang lelah), dan menurunnya daya tahan tubuh sangat mungkin akan kita rasakan.

Bila mom memang sulit memperoleh tidur malam yang ideal atau sangat susah menikmati tidur yang nyenyak, di bawah ini beberapa tips yang mungkin bisa membantu mom mengatasi hal tersebut :
1.  Usahakan tidur malam pada setiap waktu yang sama dan bangun di saat yang sama.
2. Jangan tidur di siang hari, karena bisa membuat mom kurang ‘ngantung’ saat malam hari.
3. Hindari kopi, rokok, dan minuman beralkohol saat menjelang malam. Karena kafein dan nikotin yang terkandung di dalam rokok dan kopi, dapat mencegah mom untuk tidur.
4. Lakukan olah raga secara teratur. Namun sebaiknya jangan melakukan olahraga 3 jam menjelang waktu tidur mom.
5. Jangan makan makanan berat menjelang tidur.
6. Pastikan cahaya sesuai dengan kebutuhan, tenang dan tidak terlalu dingin. Jika cahaya menjadi masalah, coba gunakan ‘sleeping mask’. Kalau terlalu berisik gunakan ‘ear plug’. Intinya buat kamar tidur mom senyaman mungkin.
7. Hindari menggunakan tempat tidur selain untuk tidur dan berhubungan intim dengan pasangan mom.
8. Jika masih tetap tidak bisa tidur dan tidak merasa ‘ngantuk’, bangunlah dan coba cari kegiatan yang bisa membuat mom bisa merasa ‘ngantuk’ seperti membaca buku dlsb. (Catatan: Jangan memaksakan mata mom untuk tidur, karena semakin di paksa maka rasa ‘ngantuk’ akan semakin jauh.
9. Jika mom merasa sulit tidur karena banyak memikirkan hal-hal yang akan di lakukan esok hari, buatlah ‘to do list’ sebelum mom memutuskan kembali ke tempat tidur. Hal ini akan membantu mom melepaskan diri dari hal-hal yang mencemaskan.
10. Untuk mom yang baru saja melahirkan, coba ikuti ritme tidur si kecil. Jadi ketika si kecil sedang terlelap sebaiknya mom ikut tidur juga.

Intinya: Sesuaikan tips diatas dengan situasi dan kondisi mom, serta lakukan tips tersebut secara konsisten ‘maximal’ 6 minggu. Semoga tips ini bisa membantu mom dalam mengatasi kebiasaan susah tidur yang di alami.

Karena tanpa kita sadari tidur merupakan kebutuhan dasar manusia, sama pentingnya dengan kesehatan dan pola makan yang baik, serta olahraga. Tidur malam yang cukup kadang menjadi cara terbaik untuk mengatasi stress, menyelesaikan masalah, atau memulihkan diri dari sakit.(WRM/SA/07)

Sumber Tulisan:
* Majalah Parents Guide
* Mailing List We R Mommies

Kembali Langsing Setelah Melahirkan

By: Shrie Amriza Terbit di WRM, February 21 2007 Apakah bisa kembali langsing setelah melahirkan? Bisa saja. Tapi di butuhkan waktu, kesabaran, nutrisi yang baik dan latihan fisik yang cukup untuk mengembalikan bentuk tubuh seperti semula. Keinginan mengembalikan bentuk tubuh seperti sebelum melahirkan mungkin merupakan keinginan mommies yang paling utama, namun sebaiknya lakukanlah secara bertahap, sesuai dengan informasi dari Sekolah Obstetri dan Ginekologi Amerika. Yang meng-informasikan bahwa cukup aman melakukan "Olahraga Ringan" kembali seperti sebelum melahirkan, namun sebaiknya di lakukan secara bertahap atau di sesuaikan dengan kondisi fisik mommies. Lakukan latihan fisik yang ringan terlebih dulu, seperti jalan cepat selama 5 menit, setelah itu berangsur-angsur moms boleh menambah lamanya latihan sesuai dengan kondisi fisik moms. Yang perlu di hindari adalah latihan fisik yang dapat membuat payudara moms terasa perih dan sakit. Dan juga cobalah untuk selalu memulai latihan setelah menyusui bayi moms, karena payudara tidak akan terasa penuh dan si kecil pun sedang tidak rewel. Ada penilitian yang mengungkapkan bahwa bayi akan malas atau tidak bersemangat menyusui dari ibu yang baru saja melakukan latihan fisik dan masih menurut penelitian tersebut, rasa enggan untuk menyusui ini akan bertahan sampai 60 menit setelah ibu nya latihan. Berikut ini daftar latihan fisik yang dapat di lakukan oleh moms yang baru saja melahirkan: Minggu 1 s/d 4 * Latihan lantai untuk panggul Otot panggul mudah lelah, jadi sebaiknya latihan kontraksi/kegel tetap di lakukan oleh ibu yang baru saja melahirkan. Caranya: - Berbaringlah di atas punggung dengan posisi lutut di tekuk dan telapak kaki menempel di lantai. - Tegangkan otot vagina seperti saat moms sedang menahan keinginan untuk buang air kecil. - Tahan sampai hitungan keempat lalu lepaskan. * Push up Pushup merupakan cara yang paling baik untuk menguatkan otot tubuh bagian atas yang sangat di perlukan untuk mengendong bayi. Bila moms hanya mempunyai waktu sedikit dalam melakukan latihan fisik, pastikan moms melakukan latihan pushup. Caranya: - Mulailah dengan posisi lutut di bawah panggul. Rentangkan tangan sedikit lebih lebar dari bahu. - Jaga agar posisi punggung tetap rata dan perut masuk kedalam, kemudian secara perlahan-lahan tekuk siku dan luruskan kembali. - Tetaplah bernafas dengan normal dan jangan kunci siku moms pada saat meluruskannya. - Ulangi 10 sampai 15 kali. Lakukan sesuai dengan kondisi moms. * Latihan Bahu dan Kepala - Berbaringlah di atas punggung dengan posisi lutut di tekuk dan tangan di belakang kepala. - Ambil nafas dan pada saat melepaskannya, kencangkan otot perut dan tahan posisi punggung bagian bawah agar tetap menempel di lantai lalu angkat bahu dan kepala. Kemudian, turunkan kembali secara perlahan-lahan dan lakukan sebanyak 7-10 kali. Minggu 4 – dan Seterusnya. Empat sampai dengan 6 minggu setelah melahirkan, lakukanlah latihan tambahan seperti berikut: * Latihan Kaki - Berbaringlah dengan posisi punggung menempel lantai dan lutut di tekuk. - Tegakkan otot perut dan tekan punggung bagian bawah ke lantai saat moms mengeluarkan nafas. - Luruskan kaki sejauh mungkin, gunakan otot perut untuk menahan posisi punggung tetap rata dan menempel lantai. - Saat punggung moms mulai terangkat, kembalikan kaki ke posisi semula, lalu tahan perut dalam posisi menegang. - Ulangi 8 – 10 kali. Perhatikan pernafasan moms saat melakukan latihan ini. Ingatlah untuk mengencangkan otot perut dan meratakan posisi punggung sebelum meluncurkan kaki. Pada saat otot perut mengencang, moms akan dapat meluruskan kaki lebih jauh. * Latihan Dengan Posisi Duduk - Duduklah di bagian pinggir kursi, tekuk lutut dan telapak kaki menempel rata di lantai; dengan halter seberat 1,5-2,5 kg di samping masig-masing kaki. - Bungkukkan badan ke depan mendekati paha. Jaga posisi punggung tetap rata. - Dengan masing-masing tangtan memegang halter, luruskan lengan dan biarkan dalam posisi menggantung ke bawah dengan telapak tangan berhadapan. - Tekuk siku dan angkat ke arah bahu. - Luruskan lengan dan ulangi 8-10 kali. * Latihan dengan Halter - Dengan halter seberat 1,5-2,5kg di masing-masing tangan, duduklah di bagian pinggir sebuah kursi dengan posisi lutut di tekuk dan kaki rata. - Putar pangkal bahu ke depan dan ke belakang. - Luruskan seperti posisi semula. Ulangi 8-10 kali. Sebelum melakukan setiap latihan, lakukanlah pemanasan terlebih dahulu: Cobalah melakukan jalan di tempat atau jalan cepat selama 5 menit. Tahan setiap latihan peregangan selama 20 detik. Kemudian akhiri dengan beberapa gerakan stretching yang ringan untuk coolingdown. Sekali lagi yang perlu di ingat, sebaiknya mommies melakukan semua latihan fisik diatas sesuai dengan kodisi fisik moms. Jangan memaksakan diri apa lagi sampai merugikan si kecil. Selamat mencoba dan selamat membuktikan khasiat nya. (WRM/SA-2007) Sumber tulisan: * Female Magazie * Segala Sumber

[A] Melakukan Perawatan Spa di Rumah.

By: Shrie Amriza
Terbit di WRM, January 17, 2007

SPA atau Solus per acqua berasal dari kata Latin yang artinya penyembuhan. Sejak dulu perawatan tubuh SPA yang menggunakan medium air ini dipercaya bisa melahirkan harmonisasi dan keseimbangan bagi tubuh, tidak hanya itu Spa juga bisa membuat badan kita menjadi lebih bugar.

Untuk menikmati perawatan Spa, kita harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Tidak heran bila Spa jadi produk yang mahal dan identik untuk kalangan artis atau kalangan yang berduit saja. Selain itu masalah waktu juga sering menjadi alasan kita untuk tidak melakukan SPA.

Nah untuk itu kenapa tidak mencoba melakukan Spa sendiri di rumah?. Selain biayanya murah meriah, mom pun bisa menentukan waktunya sendiri, tanpa mengganggu aktifitas di rumah.

Berikut ini beberapa perawatan SPA yang bisa mom lakukan sendiri di rumah :

- Scrubbing Scrubbing atau pengelupasan sel kulit mati. Fungsinya untuk mengangkat kulit mati dengan menggunakan lotion khusus scrub atau ramuan tradisional yang mengandung butiran halus, oleskan ke wajah atau tubuh saat mom sedang mandi. Perawatan scrub mampu me-ngeluarkan racun dan efektif melancarkan sirkulasi darah. Lotion scrub ini bisa di temui di toko yang menjual alat-alat kecantikan.

- Masker Kalau mom rutin melakukan perawatan ini, kulit pasti akan lebih indah dan sehat. Jenis masker yang beredar di pasaran saat ini pun sangat beragam, ada yang berbentuk cairan bening, berwarna, bubuk atau lembaran. Agar hasilnya terlihat bagus, pastikan moms memilih jenis masker yang sesuai dengan kulit wajah moms.

- Pijat, paling baik di lakukan bila badan sedang terasa pegal atau letih, karena aliran darah dalam tubuh jadi lebih lancar. Sebaiknya saat di pijat, gunakan minyak yang mengandung aroma terapi. Kalau mom melakukan pijatan sendiri, pijat saja titik-titik pegal pada tubuh dengan menggunakan jari atau alat pijat.

- Aromaterapi di percaya dapat menstimulasi kerja otak agar lebih rileks saat tubuh di pijat atau berendam, karena aromaterapi ini wewangian yang di hasilkan dari bunga atau tumbuh-tumbuhan. Jenis aromaterapi juga sangat beragam, mulai dari essential oil, bunga kering, sampai dengan lilin. Pilihlah aroma terapi sesuai kebutuhan moms.

- Meditasi bisa di lakukan di mana saja, yang penting tubuh dan pikiran moms harus rileks. Namun akan lebih bagus kalau meditasi di lakukan di tempat terbuka, di-iringi suara musik lembut atau gemericik air yang mengalir.

Jadi SPA pun bisa di lakukan sendiri dengan biaya yang murah meriah. Hanya saja perlu di perhatikan, bila sebelum moms melakukan Perawatan SPA sebaiknya mom menyiapkan alat-alatnya terlebih dahulu. (WRM/SA-2007)
The Amriza

Popular Posts

My Biz Online!

Ngobrol Yuk...

Gtalk: aurelly.one

My Email:
bunda.ryu@gmail.com