The Amriza Family

Berbagi Ilmu dan TIPS kepada siapa saja

[C] Panik.com

Panik, baru kali ini saya merasakan PANIK sebenar benarnya. Panik membuat saya jadi tidak terkendali, mengeluarkan kata kata yang tidak teratur dan cenderung menghardik orang di sekitar ku saat itu. Panik juga membuat nalarku buntu, tidak bisa berpikir dengan cepat seperti biasa. Itulah arti dan makna dari kata panik.

Ada apa sih dengan panik? Begini ceritanya, beberapa hari lalu pikiran saya lagi teralihkan oleh buku bacaan saya ELDEST by Christohper Paolini, all weekend saya bertapa di dalam ruang kerja untuk membaca buku tersebut, praktis saja Ryu dan Suami saya abaikan, beginilah saya kalau sudah ketemu buku, buku selalu jadi no 1 dan yang lain menjadi nomor 2, 3 dan seterusnya.

Saat itu saya masih terbenam dengan keasyikan buku itu hingga tiba - tiba terdengar suara tangis Ryu, selang 1 menit saya cuek saja, 2 menit tangisnya tidak reda saya masih cuek juga, 3 menit, 4 menit, 5 menit tangisnya makin menjadi-jadi, tangis itu menyadarkanku dari hipnotis bacaanku kali ini, kupasang kuping mendengar apa yang terjadi mana perban dan betadinenya mbak? sayup sayup suara suamiku terdengar, duuuh darahnya banyak sekali suara suamiku terdengar nervous.

Bergegas saya keluar kamar dan mendapati Suami sedang menggendong Ryu dengan lutut kiri yang terluka sebesar uang logam Rp. 500 merah dan berdarah, assistantnya sedang sibuk memberikan betadine ke lutut Ryu tapi usahanya sia - sia karena Ryu meronta ronta dan menangis sejadi - jadinya, maidku mondar mandir di kamar tersebut tanpa do something (dia bingung kayaknya), di lantai berceceran darah kecoklatan yang sangat banyak setelah melihat itu aku langsung PANIC karena melihat darah di lantai itu dan melihat besarnya luka Ryu.

Karena panic saya jadi membentak dan memarahi mereka semua, segera Ryu saya takeover dari suami dan membaringkannya di kasur, dan spontan akan membawah Ryu ke UGD saat itu juga.

Tapi bukannya Ryu tenang ketika aku membaringkannya di kasur, Ia memberikan perlawanan yang sengit, meronta ronta melepaskan peganganku dari tubuh mungilnya.

Sepertinya ia bingung kenapa tiba tiba semua orang mengelilinginya dan semua kelihatan panic. Setelah menyadari kalau panic di lawan panic justru akan memperkeruh suasana, dan melihat perlawanan Ryu yang menjadi akhirnya saya coba calm down, berusaha untuk berpikir dengan tenang dan menyuruh semua yang ada di kamar itu untuk keluar, setelah itu baru saya bisa berpikir dengan normal dan secepat kilat merawat luka Ryu dan menghentikan darah yang masih keluar.

Setelah berhasil merawat luka tersebut dengan baik, saya menanyakan kronologis bagaimana Ryu terjatuh sampai berdarah sebanyak itu, tidak perlu saya ceritakan kali ya rincinya seperti apa, takut kepanjangan dan pada bosan deh bacanya.

Satu hal yang membuat saya sedikit tenang ternyata darah yang berceceran di lantai itu adalah batedine yang menetes karena usaha assistan Ryu memberikan kelutut nya, jadi bukan darah seperti dugaan saya (akibat panic betadine di kira darah deh, padahal jauh bedah Merah & Coklat), dan luka di lutut Ryu itu bukan luka yang fatal tapi hanya luka yang di sebabkan oleh kulit Ryu yang terkelupas (beberapa hari yang lalu lutut tersebut kena knalpot motor pa'cik Ryu dan melepuh di sekitar lutu itu).

Beberapa saat setelah kepanikan itu berlalu, Ryu kecil kami terlihat ceria lagi, mulai berlari lari lagi, tertawa dan ngoceh dengan bahasanya. Saya pun senang bisa mengalahkan rasa panic itu dengan ketenangan.

Moral of the story:
* PANIK bisa melanda siapa saja even orang tersebut sudah terbiasa mengendalikan atau menghadapi kepanikan itu.
* Jangan pernah melawan panik dengan kepanikan juga, karena akan sia–sia.

** [C] = Curhat

Jangan Bingung Bila Bayi Anda Rewel

By: Shrie Amriza
Publish at WRM

Bila bayi mommies yang biasanya "anteng" tiba tiba rewel hingga membuat mommies kebingungan, sudah dapat dipastikan si kecil memiliki masalah khusus yang dirasa mengganggu dirinya. Di sini, tugas para mommies lah untuk mencari sumber penyebab masalah serta sedapat mungkin mencari alternatif tindakan antisipasi agar "ketidaknyamanan" yang dirasakan si kecil dapat berkurang.

Salah satu sumber referensi yang dapat digunakan untuk mencari tindak antisipasi adalah melalui "sharing" pengalaman para mommies yang pernah mengalami masalah serupa.

Berikut dapat mommies simak beberapa penyebab umum timbulnya kerewelan pada bayi seperti: kolik, flu, demam, ruam popok dan gusi gatal beserta tips dan trik menghadapinya yang didapatkan dari hasil "bagi pengalaman" para mommies yang tergabung di We R Mommies. Selamat membaca!

Kolik
Kolik bayi adalah istilah yang dipakai untuk keadaan dimana bayi terus menerus menangis secara berlebihan. Kolik atau sakit perut yang datang secara bergelombang (spasmodik). Tetapi karena bayi belum bisa mengeluh maka tidak bisa dipastikan sebab bayi menangis. Jika tidak bisa menemukan sebab yang jelas seperti rasa lapar, popok bayi basah, demam, maka bayi yang menangis secara berlebihan dianggap sebagai kolik bayi.

Diduga penyebab terjadinya Kolik mungkin disebabkan oleh kejang otot didinding susu, udara dalam usus dan gangguan pencernaan. Akibatnya, bayi Anda merasa tidak nyaman dan lebih rewel.

Untuk mencegah terjadinya gangguan ini, sesaat setelah diberi minum atau makan, sebaiknya si kecil ditepuk-tepuk supaya bersendawa. Apabila usaha diatas tidak berhasil, diamkan dengan cara-cara yang biasanya cukup berhasil seperti dipeluk erat-erat, diayun-ayun, dimandikan, diberi dot, atau dinyanyikan. Tapi bila ia terlanjur kolik, berilah obat tetes anti kolik, sesuai petunjuk dokter. Obat tetes kolik dapat dibeli di apotek.

Tidak ada cara yang manjur untuk mencegah kolik bayi, tetapi dari beberapa artikel. Orang tua biasa mengusahakan untuk menghilangkan penyebab-penyebab yang mungkin terjadi dengan cara sebagai berikut:
* Pastikan bahwa lubang botol bayi sudah sesuai besarnya untuk mencegah bayi menelan terlalu banyak udara sewaktu minum.
* Usahakan supaya bayi bersendawa dengan baik setiap habis minum.
* Hindarkan jangan sampai bayi terlalu lapar/harus menunggu lama untuk minum asi.

Flu & Demam
Bayi sangat rentan terhadap Flu. Umumnya flu ringan akan sembuh dengan sendirinya setelah 2-3 hari, sekalipun tidak diobati. Tetapi, bayi yang terkena flu biasanya rewel dan sulit makan, karena ia tidak leluasa bernapas melalui hidungnya. Kalau sudah begini, jangan terburu - buru langsung di bawah ke dokter beberapa tips dan trik simple sebagai berikut:
* Jangan panik ketika anak mulai terserang demam, flu .
* Kalau flunya di barengi dengan panas, ukur suhu tubuh si anak. Ada batas suhu, apakah anak masih termasuk normal atau tidak, gunakan Kompres untuk mengurangi panas pada anak. Kalau masih belum reda berikan penurun panas.

Berikut kondisi kapan orang tua harus menghubungi dokter, menurut American Academy of Pediatrics (AAP) sebagai berikut:
v Bila bayi berusia <> 38C
v Bila bayi berusia 3 - 6 bulan dengan suhu tubuh > 38.3C
v Bayi dan anak berusia > 6 bulan, dengan suhu tubuh > 40C
* Berikan cairan seperti Air putih sesering mungkin.
* Supaya "ingus" tidak kental dan menyumbat jalan nafas, berikan air garam steril sebagai tetes hidung. Air garam steril ini tidak akan menimbulkan efek samping. Menghirup uap air panas juga banyak membantu saat mengalami flu apa lagi pada malam hari, beri tetes hidung untuk menghilangkan pembengkakan di dalam hidung
* Humid environment, jangan kering seperti dalam ruangan berAC. Kalau perlu, taruh satu ember berisi air mendidih yang di teteskan Minyak kayu putih setelah anak tidur.
* Beri Paracetamol - bila bayi/anak uncomfortable atau high fever (>38.5)
* Untuk pencegahan, sering - sering cuci tangan, hindari kontak dengan penderita flu, Jaga kebersihan rumah seperti Kamar tidur, Kamar Mandi, Dapur dsb.

Ruam popok
Kulit bayi umumnya sangat sensitif. Tak mengherankan jika banyak bayi yang menderita ruam popok. Biasanya ruam timbul karena si kecil alergi terhadap amoniak yang terkandung dalam urinnya, atau bisa juga karena ia alergi terhadap bahan dasar popok. Pada kebanyakan kasus, ruam dapat disembuhkan dengan salep kulit yang diberikan oleh dokter. Akan tetapi, untuk menghindari ruam popok, tidak ada salahnya bila si kecil memakai popok berulangkali pakai yang terbuat dari kain tetra. Bukan hanya itu, Anda juga harus rajin mengganti popoknya yang basah.

Gusi Gatal
Umumnya si kecil mulai tumbuh giginya ketika berusia 7 bulan. Pada waktu giginya menembus gusi, biasanya timbul rasa tak nyaman yang disebabkan oleh gusinya yang meradang. Akibatnya si kecil pun rewel. Sebenarnya gangguan ini dapat diatasi dengan memberinya jel atau sirop penghilang rasa sakit. kalau pertumbuhan gigi bayi Anda juga disertai demam, jangan lupa berikan obat penurun panas. Jika panasnya terus berlanjut, segera hubungi dokter Anda.

Sumber:
* Mailing List We R Mommies
* American Academy of Pediatrics (AAP)
* Segala Sumber
* Info Foto: Ryuga usia 5 Bulan.

The Amriza

Popular Posts

My Biz Online!

Ngobrol Yuk...

Gtalk: aurelly.one

My Email:
bunda.ryu@gmail.com